Forum KGLO Meminta DPRD Kalsel Tindak Tegas Terkait Kasus Dugaan Mal Praktek dan Pemalsuan Data di RSUD Ulin Banjarmasin

Banjarmasin, TARGET. Gabungan puluhan massa yang mengatas namakan Forum Komunikasi Gabungan Lintas Ormas Kalimantan Selatan diantaranya DPD Pemuda Islam Kalsel dan juga penanggung jawab aksi dari Gerakan Rakyat Asli Kalimantan ( GRAK ) menggelar aksi damai dengan turun kejalan.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut terkait dugaan mal praktek operasi dan dugaan pemalsuan data an AS oleh pihak RSUD Ulin Banjarmasin khususnya dokter yang menanganinya dr. F tersebut ada tiga lokasi antara lain Dinas Kesehatan Prov. Kalsel, dan Pengadilan Negeri Banjarmasin dan terakhir ke DPRD Prov Kalsel khususnya Komisi IV.

Ketua GRAK Abdurrahman dalam orasi yang disampaikan dihadapan Ketua DPRD yang mewakili Karli Hanafi bahwa pihaknya meminta keadilan dan segera menindak tegas oknum yang terlibat.

Selain itu, Abdurrahman yang didampingi Ketua Pemuda Islam,  juga menyampaikan atau melaporkan adanya dugaan pemalsuan data yang bersangkutan, dimana data recum medik yang diberikan pihak Rumah Sakit Ulin Banjarmasin kepada pihak pasien kuat dugaan bukan milik yang bersangkutan namun milik orang lain yang diduga mempunyai nama yang sama.

Terindikasi, karena kelalaian dan kecerobohan tindakan operasi (mal praktek) dan juga dikarenakan riwayat recum medik atau diagnosa penyakit orang lain sangat fatal menimbulkan malapetaka penderitaan yang luar biasa pada pasien tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa adanya dugaan terkait data recum medik yang diberikan merupakan data orang dibuat sebagai kamuflase atau alibi untuk mengelabui pihak pasien.

” Dengan aksi damai ini Kami mencari dan meminta keadilan yang seadil-adilnya, soalnya apa yang menimpa yang bersangkutan agar segera diusut tuntas, sacara adil dan bijaksana,” katanya.

Ditambahkan,  kepada yang berwenang instansi tetkait, aparat hukum keamanan dan pengadilan dapat kiranya membuka hati nurani agar dapat memberikan solusi sebagai bentuk kepedulian kemanusian ( HAM) serta meinstruksikan kepada jajarannya yang bersangkutan untuk melakukan tindakan secara intensif, transparan,efektif, episien dan akuntabilitas yang jujur dan berkeadilan.

Tambahnya, kondisi terkini pasien  tersebut tidak bisa duduk lama, dan harus berbaring karena sakit yang dideritanya, dan mengalami kondisi yang lemah dan sangat parah sekali terindikas dikarenakan akibat mal praktek operasi.

Sementara Ketua DPD Pemuda Islam Kalsel HM Hasan senada yang dikatakan oleh Abdurrahman, namun ia menambahkan bahwa kasus dugaan mal praktek dan dugaan pemalsuan data dan kasusnya akan dibawa keranah hukum.

” Sebelum mempidanakan kasus ini, Kami melalui Kuasa Hukum telah mendaftarkan gugatan Perdata ke PN Banjarmasin, dan diharapkan nantinya keputusan dengan seadil-adilnya, mengingat perkara ini akan dipantau langsung oleh DPR RI khususnya Komisi III yaitu Pangeran H Gusti Khairul Saleh yang juga Mantan Bupati Banjar, ” pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Kalsel Supian HK melalui salah satu anggota dewan Karli Hanafi merespon baik laporan tersebut dan akan melaporkan masalah ini ke Ketua Dewan.

” Laporannya akan Saya sampaikan ke Ketua Dewan DPRD dan bahkan akan memanggil pihak yang terkat khususnya pihak RSUD untuk mendengar langsung tanggapannya terkait mal praktek, ” katanya dihadapan massa.Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *