DPD Pemuda Islam dan Ormas Islam Gelar Aksi Damai Meminta Untuk Kedamaian Kalsel, Terkhusus Bagi Para Ulama

Banjarmasin, TARGET.Berkenaan dengan kejadian brutal berupa PEMBUNUHAN Imam Masjid
di Oku Sumsel & PERCOBAAN PEMBUNUHAN Syekh Ali jaber di
Lampung dan agar tidak terulang dan terjadi lagi di Indonesia terurama di Kalimantan Selatan.
DPD Pemuda Islam Kalimantan Selatan yang diketuai H. Asan dan kumpulan beberapa perwakilan organisasi masyarakat Islam di kalimantan Selatan antara lain FPI, GNPF Ulama dan PA 212 menggelar aksi Damai yang dilakukan ke Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan ke Markas Polda Kalimantan Selatan namun dibatalkan karena ada kegiatan), pada Jumat,
Adapun dalam aksi tersebut beberapa ormas Islam menyatakan pernyataan sikapnya antara lain,
1. Mengecam dan mengutuk keras aksi pembunuhan Imam Masjid di
Oku Sumsel dan Percobaan pembunuhan kepada Syekh Ali Jaber di
Lampung yang menggunakan cara dan gaya PKI.
2. Mengintruksikan kepada Laskar, Jawara, Pendekar dan Brigade serta
Umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ulama
serta tokoh yg istiqomah dalam berjuang melawan kedzoliman dari
serangan dan ancaman gerombolan pembenci Islam.
3. Menyerukan kepada Umat Islam untuk memberlakukan Hukum
Adat dan Hulcum Qishos jika hukum negara tidak bisa ditegakan
terhadap para pelaku percobaan pembunuhan kepada para ulama
dan tokoh di NKRI.
4. Menghimbau kepada Para Ulama, Pengasuh Pesantren, Pengurus
Masjid & Mushola, serta Panitia Tabligh agar melakukan koordinasi
pengamanan acara dengan FPI, GNPF Ulama dan PA 212 serta
jaringan ANAK NKRI.
5. Menyerukan kepada segenap Umat Islam Indonesia untuk SLAGA
JIHAD melawan segala bentuk PROPAGANDA & MAKAR serta
RONGRONGAN NEOPKI kapan saja dan di mana saja.
Sementara Ketua Pemuda Islam H. Asan mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada Kapolda Kalsel agar memberikan pengamanan khusus terutama sekali dalam kegiatan Keagamaan bagi Umat Islam pada umumnya.
” Hendaknya baik Kapolda Kalsel maupun TNI untuk memberikan pengawalan khusus bagi penceramah Kita dimana saja berada,” pintanya saat ditemui usai menggelar aksinya.
Ditambahkan, dengan demikian agar para penceramah atau dalam kegiatan tausyiah tidak merasa takut lagi, terlebih dalam imam sholat.
Diharapkan, tambah H. Asan bahwa pihak DPRD bisa mediasi ke Polda untuk menjebatani sesuai yang diharapkan pihaknya yaitu Kalimantan Selatan Agar selalu damai dan aman.
  dalam masalah pemberian keamanan bagi para ulama dan imam masjid.
” Adapun harapan Kami semua agar suasana Kalsel selalu damai dan kondusif, dan Kami menginginkan agar suasana damai selalu terjaga,” pungkasnya. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *