Kantor Baru Bea Cukai Banjarmasin Berkonsep Green Building

TARGETPOST.NET – BANJARMASIN. Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah lingkingan terus dilakukan. Dimana pemanasan global dan masalah lingkungan menjadi pemicu utama munculnya green building di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan.

Bangunan baru Kantor Bea Cukai Banjarmasin yang berlokasi di Jalan A.Yani Km. 2,5  bisa dibilang yang pertama kali menerapkan konsep bangunan hijau yang ramah lingkungan atau green building.

Dirut PT.Totalindo – Masco Energi KSO melalui Ir. Fathurrahman ST,MT, IPM ASEAN ENG selaku team leader manajemen konstruksi PT. Virama Karya  mengatakan bahwa pada paket pekerjaan pengadaan jasa konstruksi fisik pekerjaan gedung dan sarpras Kanwil DJBC Kalbagsel, Bea Cukai Banjarmasin menerapkan konsep green building yang kali pertama di kalimantan Selatan, Banjarmasin.

” Bangunan ramah lingkungan ini senilai 58,9 miliaran yang bersumber dari dana APBN tahun 2021-2022, ” terangnya saat jumpa pers dilokasi proyek, pada minggu, ( 25/9 ) siang tadi.

Lanjutnya, adapun bangunan bertingkat 5 tersebut dimana PT. Yodya Karya ( persero ) selaku konsultan perencana dan pihaknya selaku konsultan mamajemen konstruksi PT.Virama Karya ( persero ).

Ir.Fathurrahman ST MT menjelaskan bahwa Istilah green building merujuk pada bangunan tinggi atau rumah hunian yang dirancang dengan memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan baik bagi karyawan dan juga warga sekitarnya. 

” Selain itu, green building juga memiliki peran dalam mengurangi penggunaan energi dan mengurangi limbah lingkungan, ” ucapnya didampingi Suja Haryanto selaku Humas PT. Virama Karya.

Dijelaskan, konsep green building sudah terlihat sejak tahap perencanaan awal bangunan. Lalu berlanjut ke tahap pembangunan, pengoperasian, hingga operasional bangunan itu sendiri ketika sudah berdiri. 

” Dari pemilihan material bangunan, pemanfaatan sumber daya sampai penggunaan energi, semua tidak boleh bertentangan dengan prinsip lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, ” terang Fathurrahman.

Tambahnya, adapun progres pelaksanaan pekerjaan hingga bulan september 2022 kemarin telah mencapai 65 persen.

” Progres fisik bangunan sudah rampung, tinggal menunggu pekerjaan pemasangan bahan- bahan lainnya, seperti lift kaca khusus yang nilainya cukup mahal, ” katanya.

Namun ia berharap dalam pelaksanaan proyek kantor Bea Cukai sesuai yang diharapkan dan agar bisa digunakan. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *