TARGETPOST. NET – BANJAR. Hasil Karya Tulis dengan judul ‘ Menjadi Pengawas PEMILU Yang Handal dan Profesional ‘disusun oleh Mahyuni,SH selaku Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Cintapuri Darussalam Tahun 2020.
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa berkat limpahan rahmat dam karuniaNya jualah kami menyelesaikan karya tulis yang berjudul menjadi pengawas pemilu yang handal dan profesional.
Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan baik secara moril dan materiil dalam penyusunan karya tulis yang berjudul menjadi pengawas pemilu yang handal dan profesional sehingga selesai tepat waktu.
Salah satu indikator suksesnya pemilu di antaranya adalah dimana seorang pengawas di tuntut profesional dan handal dalam pengawasan sehingga tujuan dari pemilu jujur adil langsung umum bebas rahasia bisa terwujud adalah peran seorang pengawas pemilu.
Maka dari itu agar marwah pemilu terjaga tentunya seorang pengawas memang harus dituntut dengan segenap kemampuannya, konteksnya ialah seorang pengawas yaitu memahami terkait tujuan atau visi dan misi menjadi seorang pengawas pemilu agar bisa sesuai dengan harapan atau amanat undang undang.
Ketua Koordiv. Organisasi,SDM Data dan Informasi Mahyuni, SH.
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang masalah ……………………………………………………………………
B. Rumusan masalah…………………………………………………………………………..
C. Tujuan……………………………………………………………………………………….
BAB II PEMBAHASAN
Mengajak semua anggota pengawas pemilu agar menjadi pengawas yang profesional dan handal dalam melakukan tugas-tugas pengawasan.
.
BAB III PENTUPAN
Kesimpulan
BAB 1
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Kualitas pemilu itu adalah diantaranya di tentukan oleh penyelenggara pemilu itu sendiri pemilu akan sukses jika penyelenggara pemilu itu bisa bekerja dengan baik untuk itu diperlukan pengawas yg profesional dan handal dalam pengawasan agar segala masalah yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab seorang petugas atau pengawas bisa terselesaikan dengan baik,karena pemilu itu adalah pesta rakyat yang namanya rakyat itu majemuk bermacam macam suku agama, ras dan keturunan yang berbeda sehinngga potensi masalahpun akan muncul di dalam masyarakat seperti yang kita ketahui bahwa ada segudang permasalahan dalam kelangsungan pemilu yang komflik baik itu dari peserta pemilu itu sendiri dan lain lain sebagai contoh partai politik itu sendiri maupun dari masyarakat sebagai objek/pelaku langsung pemilu maka dari itu seorang pengawas harus mampu melaksanakan tugas dengan baik dan menyeselesaikan masalah- masalah pelanggaran pemilu di daerahnya.
Adapun tugas bawaslu pasal 94 ayat 1 UU Nomor 7 tahun 2017
1.Mengedentifikasi dan memetakan potensi kerawanan dan pelanggaran pemilu
2.Berkordiansi ,supervisi membimbing dan mengevaluasi penyelenggara pemilu
3.Berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait;
4.meningkatkan partisipsi masyarakat dalam pengawasan pemilu
Oleh karena itu dari point di atas sudah mewakili dari kretia seorang pengawas yang profesional dan handal namun modal itu saja tidak cukup karena pengawas pemilu juga di tuntut selain integritas netralitas seorang pengawas juga harus cerdas dalam pengawasan karena nantinya menghdapi masalah masalah yang komplik di wilayah kerjanya maksud dari itu semua maka seorang pengawas harus menguasai pengalaman tentang kepemiluan termasuk memahami regulasi dan aturan petunjuk dan teksnis termasuk saling koordinasi berjenjang di semua tingkatan.
Sebagai contoh, kalau ditingkat pengawas kecamatan maka anggota komisioner kecamatan harus bisa memberikan edukasi atau pendidikan kepemiluan terhadap pengawas di tingkat desa maupun TPS agar mereka memehami semua aturan dan pengetahuan, maka dari itu sudah seyogyanya diberikan bimbingan teksnis disemua tingkatan dan dari semua tahapan- tahapan kepemiluan agar semunya termonitor dengan baik dan tentunya tetap berkordiansi dengan pihak bawaslu kabupaten
B.RUMUSAN MASALAH
1.Bagaimana caranya agar menjadi pengawas yang profesional dan handal
Sudah menjadi kewajiban seorang pengawas agar tercipta tujuan pemilu yang jujur dan adil serta langsung umum bebas rahasia bisa terwujud maka di tingkat penyelenggara pemilu itu sendiri melakukan bimbingan teknis berjenjang dari atas sampai bawah agar para pengawas di bekali dengan pengetahuan disemua tahapan karena seorang pengawas juga nantinya bertemu atau berhadapan langsung dengan elimen masyarakat jadi jangan sampai pengawas kehilangan jati dirinya sebagai seorang pengawas hanya karena tidak menguasai segala materi kepemiluan.
Seorang penyelenggara pemilu juga harus juga memahami tupoksi yaitu tugas pokok fungsi masing masing devisi agar sistem pengawasan akan mudah dan terakumodir dengan baik
Kemudian seorang pengawas juga di tuntut agar selalu melaksanakan koordinasi berjenjang disetiap tingkatan karena koordinasi itu adalah bagian terpenting dari sebuah orgnisasi.
Bagian yang tidak kalah pentingnya menjaga dan menjalin hubungan dengan Stacholder didaerah masing masing kalau katakanlah contoh dia seorang pengawas di tingkat kecamatan maka dia harus bisa menjaga hubungan baik dengan segenap pemerintahan ditingkat atau di wilayah kecamatan dan yang tidak kalah pentingnya ialah selalu aktif dan semangat yaitu
Selalu melakanakan semua tahapan- tahapan pemilu awal sampai akhir dengan baik.
C.Tujuan
Diperlukan kesadaran dan peran aktif dari semua elemen termasuk semua anggota pengawas pemilu serta yang tidak kalah penting adalah mempunyai prinsip tugas pengawasan, ini ialah panggilan jiwa dan itu adalah bagian dari prisip yang harus di tanamkan ketika ingin menjadi seorang pengawas yang profesional dan handal dalam pengawasan sehingga bisa menghantarkan pemilu yang sukses serta bermartabat.
Selain pembekalan juga harus melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap daerah- daerah rawan atau potensi masalah melakukan kontrol,sosialisasi yang baik memaksimalkan kinerja dan memahami regulasi sehingga pemilu yang berintegritas bisa terwujud.
BAB II
PEMBAHASAN
Memberikan pembekalan pengetahuan dan bimbingan teknis dari semua tahapan berjenjang sebagai contoh kalau di tingkat kecamatan dari panitia pengawas pemelihan ditingkat desa maupun pengawas ditingkat tempat pemungutan suara, harus di bekali dengan bimbingan teknis agar mereka menyerap pengetahuan yang baik dan menguasai akan materi dari semua tahapan ini sangat penting karena ujung tombak keberhasilan pemilu di kabupaten adalah tidak lepas dari peran pengawas di tingkat kecamatan dan panwascam kualitasnya di tentukan selain kemampuannya juga di tentukan oleh panitia pengawas desa dan panitia pengawas tps maka dari itu harus di berikan edukasi secara kontinyu tahapan demi tahapan agar semua terakumodir dengan baik dan sempurna.
Melakukan bimbingan teksnis terhadap pengawas desa dan pengawas TPS secara kontinyu dengan tetap berkordinasi dengan pihak bawaslu kabupaten dan jajaran sekretariat.
Foto kegiatan


BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
AGAR MENJADI PENGAWAS YANG PROFESIOANAL DAN HANDAL MAKA DIPERLUKAN
1. Menjujung tinggi nilai nilai integritas dan netralitas sebagai seorang penyelenggara pemilu.
2. Untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil langsung umum bebas rahasia di perlukan peran dan kemampuan dari penyelenggara pemilu dari tingkatan atas maupun tingkatan bawah.
3. Meguasai regulasi dan mengikuti aturan sesuai dengan tugas pokok fungsi masing masimg.
4. Menjalakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta respontibility dan tanggap dari setiap permasalahan yang ada.
5. Mampu menjalin hubungan atau kerjasama yang baik dan harmoni diantaranya baik dengan masyarakat,peserta pemilu maupun stackholder yang lain.
6. Selalu melakukan koordinasi berjenjang sebagai bagian dari komunikasi organisasi.
7. Mengerti dan menghargai kearifan lokal yang ada di daerahnya agar pemilu damai terwujud dan berjalan dengan sukses. Tim

