Ketua DPD KAI Kalsel Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir dan Tidak Ambil Sikap Terhadap Surat Edaran Diduga Dari Tim Birin

Banjarmasin, TARGET. Masalah banjir yang terjadi dibeberapa daerah di Kalimantan Selatan baru- baru tidak hamya menimbulkan kerugian materil saja bahkan sebagian  korban meninggal dunia. Tidak hanya masalah itu saja, banyaknya fasilitas umum seperti Jalan, Jembatan dan bahkan Bangunan milik negara yang rusak dan lainnya.

Dan parahnya lagi, dalam masalah banjir tersebut dimasyarakatpun telah terjadi sedikit konflik lantaran adanya perbedaan dalam menyikapi masalah dan bahkan bisa berujung kemasalah hukum seperti yang terjadi dimedia sosial antara pihak yang diduga Tim Kuasa Hukum calon Gubernur dan masyarakat atau para netizen di medsos.

Masalah perbedaan pendapat terjadi berawal dari sebagian warga netizen yang memposting dan menirukan komentar calon gubernur kalsel saat debat terkait penanganan masalah banjir beberapa waktu lalu tersebut.

Oleh netizen dimedsos menirukan komentar yang pada kenyataannya berbalik.

” Alhamdulillah banjir lewat ini karena sungai sudah dilakukan pengerukan, ” kata calon gubernur Sahbirin Noor yang sekarang sudah aktif.

Namun oleh netizen ditirukan dengan sedikit nada kocak dengan memberikan pernyataan yang terbalik.

” Alhamdulillah banjir lewat, lewat apa ne banjir nginap, tambahi lagi, ” kata salah satu netizen cewe dengan muka berbedak tebal dan tersenyum serta sambil menunjuk genangan air yang masih ada dirumahnya dan diperlihatkan melalui video hp yang berdurasi singkat tersebut.

Tidak hanya itu saja, ada beberapa netizen yang menirukan komentar calon gubernur tersebut, oleh itu kuat dugaan melalui edaran surat peringatan yang ditujukan bagi para netizen agar tidak lagi membuat postingan seperti yang sudah-sudah, tidak hanya itu dalam surat tersebut terkesan menyebarkan sedikit ancaman bagi yang telah memposting dan bahkan para netizen lain yang coba-coba menirukan komentar paman birin yang menjadi viral tersebut akan dibawa ka ranah hukum yang Kuasa Hukum yang tertera namanya dalam surat peringatan tersebut.

Nah, dengan adanya surat edaran tang diduga berasal dari Kuasa Hukum calon gubernur Sahbirin Noor tersebut dimedia sosial, mendapat tanggapan yang serius dari berbagai pihak terutama para Kantor Advokat atau Pengacara khususnya di Kalimantab Selatan.

Dan sebagian pengacara ada yang berpendapat akan siap mendampingi apabila dibutuhkan bila para netizen yang terkait hukum sesuai surat edaran yang telah beredar dimedsos tersebut.

Namun dalam permasalahan hukum disaat momentom pasca kebanjiran tersebut atau ada beda pendapat atau pemikiran terutama oleh Kantor Pengacara Junaidi SHMH selaku Ketua DPD  Kongres Advokat Indonesia (KAI)  Provinsi Kalsel.

Menurutnya, bahwa pihaknya tidak melakukan sikap setelah mengetahui adanya surat edaran yang diduga dari Kuasa Hukumnya Tim Paman Birin tersebut dan pihaknya lebih fokus untuk memperhatikan para korban yang terdampak kebanjiran yang kemungkinan sangatlah membutuhkan uluran tangan dari yang berada atau cukup peduli.

” Sekarang Kami fokus untuk lebih memperhatikan para korban banjir dan pihaknya tadi pagi tadi di telah menyalurkan sedikit bantuan berupa sandang dan pangan tururama yang ada di Desa Suka Mara Landasan Ulin Banjarbaru dan nanti sore juga akan menyalurkan sedikit bantuan terhadap korban banjir yanga ada di Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, ” katanya saat ditemui di kantor, yang sepertinya mau berangkat bersama stafnya untuk membagikan bantuan korban banjir.

Ditambahkan, Sugeng Ari Wibowo SH MH selaku pengurus Pusat DPP KAI Bidang Direktur Pendidikan dan Ujian DPP KAI Jakarta mengatakan bahwa ia senada dengan yang katakan Ketua DPD Kalsel Junaidi SH MH yang pada intinya bahwa pihaknya lebih fokus untuk memperhatikan para korban yang terdampak banjir dan memberikan bentuan berupa sandang dan pangan yang semoga bisa mengurangi sedikit penderitaan mereka.

Tidak hanya itu, tambah Pengacara yang cukup dikenal di Kalsel ini, ia berharap agar para temannya sesama organisasi KAI agar lebih fokus membantu para korban banjir dan tidak mengambil sikap dengan adanya surat peringatan yang diduga dilayangkan oleh Tim Kuasa Hukum Paman Birin.

” Saya sependapat dengan Ketua KAI Junaidi SH MH dan lebih fokus untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan menghimbau agar sesama KAI juga fokus memberikan bantuannya dan juga tidak mengambil sikap terhadap surat edaran tersebut, ” katanya saat di temui di kantornya. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *