;TARGETPOST. NET BANJARMASIN. Keberadaan organisasi Perkumpulan Pengusaha Bongkar Muat Indonesia atau PPBMI Kalimantan Selatan bisa disebut organisasi baru terutama bagi para pelaku bisnis di pelabuhan.
Dibentuknya PPBMI dilatari lebih mengutamakan rasa kebersamaan dan juga sebagai wadah berkumpulnya para pengusaha bongkar muat dimana saling mengisi kekurangan sesama pelaku bisnis di pelabuhan.
” PPBMI hadir bukan untuk menyaingi organisasi atau asosiasi yang sudah ada seperti APBMI Kalsel, namun bisa dibilang sebagai wadah untuk berkumpulnya para pengusaha, dimana bisa saling bertukar pikiran dan terlebih bisa saling membantu atau mengisi apa bila ada rekan yang mendapat sedikit kendala, ” kata Capt. Ronald Yuliansyah S. ST saat ditemui di kantor Sekretariat PPBMI Kalsel, waktu lalu
Lanjut, Capt. Ronald. selain itu melalui organisasi ini bisa membantu pemerintah dan juga akan memperjuangkam eksistensi pengusaha bongkar muat mengingat sekarang di era jaman milenia dan kedepan bisa lebih baik lagi.
Ditambahkannya, memang pihaknya mengakui masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pekerjaan, namun pihaknya masih menempuh jalan kekeluarggaan dan mengharapkan pihak pemerintah bisa bekerja sama dan bisa menjalin kemitraan.
Perkumpulandiber Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (PPBMI) bagi pelaku bisnis di pelabuhan itu bukan untuk menyaingi organisasi yang telah ada selama ini Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI). Namun, justru ia ingin saling melengkapi dalam perjuangan mempertahankan eksistensi perusahaan bongkar muat yang kian terancam eksistensinya.
“Kehadiran PPBMI kalsel sebagai organisasi profesi bisnis di pelabuhan ini untuk memperjuangkan hak dan pengusahaan bongkar muat di pelabuhan, ” . kata Ronald. cory -v’

