TARGETPOST. NET- BANJARNASIN. Puluhan massa yang tergabung dalam LSM Komite Anti Korupsi Indonesia Kalsel menyambangi Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan, Banjarmasin, di Jalan Brigjen. Hasan Basri. Adapun aksi damai terkait rusaknya Jalan Houling Km 171 Sungai Danau, Tanah Bumbu diduga akibat tanah longsor tersebut, pada Rabu, ( 19/10 ) pagi tadi.

Ketua LSM KAKI Kalsel mengatakan bahwa adapun tujuan aksi di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional tersebut untuk mendorong agar pemerintah khususnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional diminta jangan serta merta menganggarkan dana untuk perbaikan maupun pengalihan namun sebaliknya menyatakan bahwa pihak pertambanganlah yang diduga sebagai penyebab longsornya Jalan Km 171 Tanbu tersebut.
” Tetapi kita dorong untuk mencari sektor-sektor penyebab terjadinya longsor di Jalan Houling Km 171 tersebut, dan apa tanggung jawab mereka khususnya para pemegang IUP dilokasi tersebut, ” kata Usai KAKI
Lanjutnya, seperti kita ketahui bahwa pemerintah mengadakan dengar pendapat dimana adanya pengalihan pembuatan jalan Alternatif yang dilakukan pemda Tanbu.
Menurutnya, bahwa ia menilai bahwa pemerintah terkesan tidak adanya ketegasan bahwa penyebab terjadinya longsor di Jalan Nasional tersebut.
” Seharusnya pemerintah bisa terlebih dulu memanggil dan duduk satu meja untuk para pemegang IUP ini dan tanyakan dimana tanggung jawabnya, dan tanyakan juga apa reklamasi kamu dan dimana tanggung jawab sosialnya, ” terangnya.
Menurutnya, kalau memang hal tersebut bencana alam, wajar bila ada dana untuk tanggap darurat, namun dalam kasus ini beda.
Dijelaskan, kalau benar jalan tersebut dialihkan, apakah hal tersebut bisa dijaminlah untuk tidak dilakukan penambangan lagi.
” Disinyalir dilokasi tersebut diduga ada batu bara yang cukup banyak, dan intinya kegiatan semestinya di stop dan harus ada jarak sesuai aturan pertambangan,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan melalui Kasi Balai Bambang menerangkan dalam kasus ini pihaknya masih menunggui beberapa hasil penelitian apakah di jalan tersebut masih bisa diperbaiki atau tidak.
” Dan hasil ini tentunya akan memakan waktu yang cukup lama, ” katanya saat ditemui diruang kerjanya usai aksi.
Dijelaskan, pihaknya bersyukur dengan adanya kebijakan pemda Tanbu mengalihkan jalan alternatif dan masyarakat sudah bisa menyuplai bahan sembako untuk kebutuhan masyarakat di Daerah tersebut, dan juga bisa dilewati untuk warga daerah lain seperti Kaltim. Tim

