TARGETPOST. NET – Banjarbaru. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Perkebunan dengan tema “Membangun Sinergi dan Korporasi Petani Menuju Optimalisasi Ekspor Produk Komoditas Perkebunan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) secara online dan ofline, Selasa (28/12).
Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan tahun 2021 dan percepatan kegiatan pembangunan perkebunan di tahun 2022 dan dibuka secara langsung oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Perkebunan, Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Direktur Teknis lingkup Ditjenbun, Kepala Dinas Provinsi, Kabupaten/Kota yang membidangi perkebunan, Komisariat Daerah (KOMDA) Jaringan Pertanian Nasional (JPN) dan petani milenial dari beberapa daerah di Indonesia termasuk Kalimantan Selatan. Kepala Disbunnak Prov.KalSel, Suparmi hadir secara offline melalui Zoom Meeting didampingi jajaran nya sedang yang hadir secara langsung diwakili oleh pejabat dibidang Perkebunan, Fadliannoor dan Kasi Pengolahan Mutu, Alpianor sekaligus mendampingi Komda Banjar (Jaringan Perkebunan Nasional/JPN) Milenial Banjar, Zulkifli dari Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet ( UPPB) Bangun Sahabat.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada saat membuka Rakornas Pembangunan Perkebunan mengatakan bahwa perkebunan adalah sub sektor andalan dari sektor pertanian dalam pemulihan ekonomi nasional, dimana laju pertumbuhan untuk sub sektor perkebunan mencapai 45,74 % sedangkan dari sektor pertanian 42,47 %. Pada Kesempatan tersebut Menteri Pertanian juga mengukuhkan Jaringan Petani Nasional (JPN) sebanyak 63 KOMDA Komoditas Perkebunan yang terdiri atas 12.000 orang pekebun, termasuk salah satunya KOMDA dari Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Tim

