Bila Dibantu, Lahan Untuk Sekolah Madrasah Raudhatul Salami Ulum Akan Disiapkan

Batola,  TARGET. Meskipun harapan Pembakal Desa Terantang Jamaludin beserta warganya untuk menjadikan Sekolah Islam atau Madrasah Raudhatul Salami Ulum masih belum direspon oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala,  namun perjuangan agar terwujud, tidak akan pudar.
Dan bahkan alasan bila terkendala terkait lokasi lahan, maka pihaknya akan menyiapkan lahan untuk lokasi Pembangunan Sekolah Madrasah tersebut.
Pembakal Jamaludin mengatakan bahwa hingga saat ini bantuan pemerintah untuk membantu peningkatan pembangunan Sekolah Madrasah Raudhatul Salami Ulum ( kondisinya belum cukup memadai) tidak ada perkembangannya sama sekali alias belum direspon oleh Pemkab Bantola.
Memang menurutnya ada terdengar khabar bahwa bantuan oleh Pemkab belum terlaksana lantaran lokasi lahan yang kurang sesuai.
Namun ditepis, oleh Pembakal masalah lahan tersebut akan disiapkan apabila Pemkab. benar-benar akan memberikan bantuan untuk pembangunan sekolah yang sangat dibutuhkan oleh warganya tersebut.
” Terkait bantuan untuk Madrasah Raudhatul Salami Ulum memang hingga kini perkembangannya belum ada tanggapan dari Pemerintahan. Yang artinya terkendala masalah lahan, memang Sekolahan yang ada itu lahannya masih milik salah satu warga ( pemilik halaman rumah). Namun pihaknya bersyukur apa bila Pemkab. memberikan dana bantuan untuk Madrasah,” katanya saat ditemui dalam acara Baayun Maulud di Madrasah, pada Selasa, (29/10) pagi.
Dijelaskan, bila memang Pemkab. ingin membantu pihaknya akan menyiapkan lahannya yang ada dilokasi atau tepatnya diperbatasan dengan Pemko. Banjarmasin.
” Dan berapapun yang Pemkab. inginkan maka Kami akan siap hadapi bahkan lahan tersebut, ” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui bahwa dalam pemberitaan sebelumnya, bahwa Pembakal Jamaludin berharap adanya perhatian pihak pemerintah khususnya Pemkab Batola dan Kemenag Kabupaten Batola pada umumnya,  agar bisa memberikan berupa bantuan terutama terhadap sarana dan prasarana untuk Madrasah Raudhatul Salami Ulum tersebut dimana pembangunan bisa dibilang masih kurang cukup memadai, dimana dari 125 siswa yang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 3 dan bangunan hanya cukup untuk dua ruang belajar atau untuk 100 siswa dan sisanya belajar di rumah dan untuk tenaga pengajar ada 7 orang guru. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *