TARGETPOST. NET – BANJARMASIN-Ratusan massa gabungan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM ) di Kalimantan Selatan diantaranya Forum Peduli Bangsa dan Negara ( Forpeban), IPPI Kalsel dan Pemuda Islam (PI) Kalimantan Selatan kembali mendatangi kantor Kejaksaan tinggi kalsel, Banjarmasin, Senin, (31/10/22) pagi tadi.
Adapun aksi massa damai tersebut menyampaikan beberapa permasalahan yang terkait adanya dugaan kerugian negara.
Dalam orasinya adapun beberapa poin-poin yang pihaknya sampaikan kepada pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Banjarmasin antara lain.
Beberapa Dugaan Penyimpangan Di Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional Kota Banjarbaru
Proyek Rehabilitasi DIR Tamban Kabupaten Barito Kuala (PDIMP), Kementerian PUPR Satker SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemantatan Air WS Barito Provinsi Kalimantan
Selatan TA 2020, Diduga Terindikasi Tidak Sesuai Spek dan Volume Pekerjaan.
Dugaan Pekerjaan Tidak Sesuai Spek dan Teknis Pelaksanaan Pada Proyek Peningkatan Jalan Permata Raya Komplek Permata Indah, Dinas Perumahan Rakyat
dan Kawasan Permukiman Kab. Tabalong TA. 2022
Dugaan Pekerjaan Tidak Sesuai Spek dan Petunjuk Teknis Pekerjaan pada proyek
Peningkatan Jalan Timbun Tulang-Pulau Damar, Dinas PUPR Kab. Hulu Sungai Utara TA 2021
Dugaan Pekerjaan Tidak Sesuai Spek Pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Lingkungan Perumahan Cahaya Banua Desa Banyu Irang Kec. Bati-bati, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kab. Tanah Laut TA. 2021
” Atas Informasi ini kami berharap pihak Kejati Kalsel agar segera menindak lanjutinya, supaya bila ada kerugian negaranya dalam beberpa poin tersebut agar bisa dikembalikan, ” ujarnya didamping Ketua PI Kalsel Rolly Irawan.
Sementara Kejati Kalsel melalui kasi Penkum Romadu Novelino SH, MH akan mengkoordinasikan laporan terlebih dulu permasalahan tersebut ke atasannya.
” Laporan ini tentunya akan kami koordinasikan dulu sama pimpinan, ” terangnya didepan pendemo. tim

